PT. Serasi Media Teknologi © 2023
Dalam buku yang menggugah ini, Penulis menelusuri luka-luka tak kasat mata yang diderita oleh bumi, bukan hanya hutan yang terbakar atau sungai yang tercemar, tapi juga bahasa yang hilang, kata-kata yang dibungkam, dan narasi yang dilupakan.
Melalui pendekatan ekolinguistik, buku ini memaparkan bagaimana bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan jaringan kehidupan yang merekam pengetahuan ekologis, mitos pelestarian, dan etika keberlanjutan. Namun kini, bahasa-bahasa tersebut tengah terancam punah bersamaan dengan ekosistem yang mendukungnya.
Buku ini membuka mata kita bahwa krisis ekologi global bukan hanya soal karbon dan plastik, tetapi juga soal metafora, diksi, dan cerita. Dalam 13 bab yang menyayat dan reflektif.
Ditulis dengan gabungan analisis ilmiah, narasi fiksi berbasis fakta, dan kotak aksi reflektif, buku ini menjadi manifesto baru untuk menyembuhkan bumi melalui Bahasa, karena menyelamatkan lingkungan tak bisa dilepaskan dari menyelamatkan cara kita berbicara tentangnya.
Dengan “perban bahasa” dan “pertanyaan luka” di tiap bab, buku ini bukan hanya untuk dibaca, tapi untuk dihidupi.
Cocok untuk akademisi, guru, aktivis lingkungan, penulis, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang ingin memahami bahwa kata-kata pun bisa menyelamatkan dunia.
“Membaca buku ini seperti mendengar denyut nadi Bumi yang terluka, dan belajar membalutnya.”
ISBN : 978-634-7306-04-3
Jumlah Halaman : 119
Terbit : Juli 2025
Penulis : Dr. Puji Hariati, S.Pd., M.Hum

PT. Serasi Media Teknologi © 2023