PT. Serasi Media Teknologi © 2023
“Kepepet adalah Seni Inspirasiku: Filosofi Para Deadliner” adalah buku reflektif–humoris yang mengajak pembaca menertawakan sekaligus memahami satu fenomena universal: kebiasaan menunda hingga detik terakhir, lalu tiba-tiba menjadi sangat produktif.
Buku ini lahir dari realitas yang akrab bagi banyak orang dari mahasiswa, pekerja, akademisi, bahkan professional yang merasa ide terbaik justru muncul saat deadline sudah berdiri di depan mata. Dengan gaya bertutur ringan, penuh humor, kisah sehari-hari, dan sentilan reflektif, buku ini membedah dunia para deadliner: dari adrenalin H-1, ritual kopi dan begadang, file yang mendadak “not responding”, hingga momen heroik saat tugas akhirnya terkumpul tepat waktu.
Namun buku ini bukan sekadar pembenaran atas kebiasaan menunda. Di balik tawa dan drama, pembaca diajak melihat sisi psikologis dan filosofis dari kepepet: tentang tekanan waktu, kreativitas spontan, keberanian menghadapi ketakutan, hingga potensi diri yang sering baru muncul saat terdesak. Buku ini juga mengajak pembaca berdamai dengan deadline, mengenali batas tubuh dan pikiran, serta pelan-pelan belajar mengelola waktu tanpa kehilangan kewarasan.
Disusun dengan narasi reflektif–humoris, kutipan-kutipan ringan, dan kisah singkat yang terasa dekat dengan kehidupan nyata, Kepepet adalah Seni Inspirasiku cocok dibaca oleh deadliner sejati, calon mantan deadliner, maupun siapa pun yang pernah berkata, “Tenang, masih lama kok,” lalu panik di malam terakhir.
Karena pada akhirnya, deadline akan selalu ada. Yang bisa kita pilih hanyalah satu hal: apakah kita ingin terus hidup dalam kepanikan… atau belajar menjadikan kepepet sebagai pelajaran, bukan kebiasaan.
ISBN : Sementara Proses
Jumlah Halaman : 144
Terbit : September 2026
Penulis : Alamsyah

PT. Serasi Media Teknologi © 2023